Catat! Kata Pemerintah 89 PSN Baru Bisa Serap 19 Juta Pekerja

by
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2018/04/28/2de3aa6e-fdb3-491c-9106-a52cfed61d43_169.jpeg?w=700&q=80
Foto: Pool

Jakarta -

Pemerintah memasukkan 89 proyek baru ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) 2020-2024. Proyek-proyek baru itu hasil penyaringan dari 245 proyek usulan untuk masuk ke dalam PSN.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan 89 proyek baru yang masuk ke dalam PSN itu nilainya mencapai Rp 1.422 triliun. Menurut hitungan pemerintah dari nilai investasi itu bisa menyerap hingga 19 juta pekerja selama 5 tahun ke depan.

"Dari data yang didapatkan oleh Kementerian PUPR bahwa rule of thumb atau multiplier effect dari setiap Rp 1 triliun project itu bisa mempekerjakan 14.000 tenaga kerja baik direct atau indirect. Jadi ini adalah proyek yang sifatnya adalah pembangunan, kita lihat bahwa proyek ini dalam periode 2020-2024. Ini ditargetkan bisa menyerap tenaga kerja setiap tahunnya sebanyak 4 juta. Atau selama proyek itu berjalan, agregatnya bisa mencapai 19 juta orang yang bekerja dalam project selama 5 tahun ini," terangnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (29/5/2020).

Airlangga menerangkan, pemerintah memilih 89 proyek baru tersebut lantaran dianggap memiliki dampak langsung terhadap perekonomian dan masyarakat luas, termasuk menyerap tenaga kerja.

"Dari 245 proyek baru yang memenuhi kriteria sebanyak 89 proyek. Dengan demikian, 156 proyek belum direkomendasikan karena itu masih membutuhkan dukungan kementerian teknis dan perlu kelengkapan dan perlu memenuhi kriteria yang ditetapkan sebagai PSN di mana Presiden harapkan ada dampak kepada masyarakat, terhadap pertumbuhan ekonomi, dan terkait dengan pengembangan sosial ekonomi," terangnya.

Simak Video "Ratas PSN, Jokowi: Prioritaskan yang Berdampak Langsung ke Ekonomi Rakyat"
[Gambas:Video 20detik]

Airlangga menerangkan, dari 89 proyek yang lolos masuk ke dalam PSN, 56 proyek diantaranya merupakan proyek usulan baru. Kemudian 10 proyek merupakan proyek perluasan dari sebelumnya, 15 proyek dikelompokan dari program baru dan 8 proyek ketenagalistrikan.

"Di dalam perinciannya ada 15 proyek terkait jalan dan jembatan, ada 5 proyek bandara Rp 5,66 triliun, 5 proyek kawasan industri Rp 327,2 triliun. 13 proyek bendungan dan irigasi senilai Rp 21,8 triliun dan 1 proyek tanggul laut Rp 5,68 triliun, 1 program dan 2 proyek smelter, kemudian 1 proyek penyediaan lahan pangan di Kalteng sedang dipersiapkan juga," terangnya.

"Kemudian 5 proyek pelabuhan, 6 proyek kereta api, 13 proyek kawasan perbatasan, 13 proyek energi, 6 proyek air bersih, 1 proyek pengelolaan sampah dan 3 proyek pengembangan teknologi termasuk drone Rp 7,17 triliun," tambahnya.

Selain itu, Presiden Jokowi, kata Airlangga memberikan arahan agar proyek-proyek tersebut menyebar di beberapa provinsi. Dia menjelaskan di Sumatera ada 7 proyek senilai Rp 117 triliun, Jawa 25 proyek senilai Rp 462 triliun, Kalimantan 17 proyek Rp 144 triliun, Sulawesi 8 proyek Rp 208 triliun, Bali dan Nusa Tenggara 12 proyek Rp 28 triliun, proyek skala nasional ada 11 proyek Rp 351 triliun, dan Maluku-Papua Rp 11 triliun.

Simak Video "Ratas PSN, Jokowi: Prioritaskan yang Berdampak Langsung ke Ekonomi Rakyat"
[Gambas:Video 20detik]

(das/fdl)