https://akcdn.detik.net.id/visual/2020/05/26/8037531a-9fe2-4c3c-8149-0f64e1e2437f_169.jpeg?w=1280&q=90
Ilustrasi Miss V kering pengaruhi hubungan seks/ Foto: Getty Images/iStockphoto/nd3000

Gejala dan Penyebab Miss V Kering, Bisa Pengaruhi Hubungan Seks

by

link telah dicopy
Jakarta -

Kekeringan Miss V alias vagina sebenarnya masalah umum yang dialami banyak wanita. Ada beberapa gejala dan penyebab yang membuat Miss V kering, salah satunya akibat hubungan seksual.

Biasanya, dinding vagina dilumasi dengan lapisan tipis cairan bening. Hormon estrogen membantu menjaga cairan itu dan menjaga lapisan vagina Bunda tetap sehat, tebal, dan elastis. Lalu, bagaimana kalau kondisi Miss V kering?

"Kurangnya kelembapan vagina bisa memiliki dampak besar pada kehidupan seks Anda," demikian dikutip dari ulasan di WebMD berjudul Vaginal Dryness: Causes and Moisturizing Treatments.

Dijelaskan, penurunan kadar estrogen bisa mengurangi tingkat kelembapan vagina. Ini bisa dialami wanita usia berapa pun, dari sejumlah penyebab yang berbeda-beda. Untuk itu, Bunda perlu mengenali beberapa gejala dan penyebab Miss V kering, seperti dilansir NHS.

Gejala vagina kering:

- Terasa sakit atau gatal di dalam dan sekitar vagina
- Sakit atau tidak nyaman saat berhubungan seks
- Buang air kecil lebih sering dari biasanya
- Alami infeksi saluran kemih (ISK)

https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2020/05/26/1e4d629d-714d-4c48-a129-2c58058a23a7_43.jpeg?w=1280
Ilustrasi Miss V kering pengaruhi hubungan seks/ Foto: Getty Images/iStockphoto/dragana991

Kalau mengalami gejala-gejala tersebut, keinginan atau gairah berhubungan seks bisa saja menurun. Lalu apa saja penyebabnya? Berikut ini beberapa penyebab kekeringan pada vagina:

- Menopause
- Sedang menyusui
- Konsumsi pil KB atau antidepresan
- Histerektomi atau pengangkatan rahim
- Pengobatan kanker seperti kemoterapi

Kondisi ini bisa menyebabkan perubahan kadar hormon Bunda. Perubahan ini bisa memengaruhi seberapa banyak keputihan atau cairan Miss V Bunda. Kekeringan pada vagina juga bisa dialami karena kondisi berikut ini:

- Tidak terangsang saat berhubungan seks.

- Pakai sabun beraroma, mencuci atau menyemprot bagian dalam atau sekitar vagina.

- Kondisi lain yang mendasari seperti diabetes atau sindrom Sjorgen, yakni gangguan yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat tubuh, yang memproduksi air liur dan air mata.

Jika Bunda ingin mengatasi kekeringan pada vagina, sebelum konsultasi ke dokter, bisa melakukan beberapa perawatan berikut ini:

- Sebelum bercinta, gunakan pelumas berbahan dasar air di sekitar vagina atau penis pasangan.

- Gunakan pelembap di dalam vagina untuk menjaganya tetap lembap.

- Gunakan sabun yang tidak beraroma untuk mencuci sekitar vagina.

- Cobalah menikmati foreplay lebih lama, sehingga Bunda lebih terangsang saat berhubungan seks.

Selamat mencoba, Bunda, semoga masalah Miss V kering segera teratasi.

Bunda, simak juga penyebab munculnya jerawat pada vagina, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/muf)
link telah dicopy