Rebutan Hak Milik Ladang Jagung, Wanita Dikeroyok di Toba Sumut

by
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2019/04/09/0107fb72-eb3f-4ef9-801a-b1abc32546a9_43.jpeg?w=700&q=90
Ilustrasi Pengeroyokan (Fuad Hashim/detikcom)

Toba -

Seorang wanita menjadi korban pengeroyokan sekelompok warga di Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut). Pengeroyokan diduga berawal dari cekcok soal ladang jagung.

"Awalnya karena pertengkaran mulut soal menanami jagung. Korban dan terlapor saling mengklaim bahwa tanah tersebut adalah milik mereka," kata Kasat Reskrim Polres Tobasa AKP Nelson Sipahutar ketika dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (27/5/2020).

Nelson menyebutkan peristiwa itu terjadi pada Rabu (20/5) sekitar pukul 09.30 WIB. Awalnya, korban berada di perladangan sosor bunga, Desa Parsaoran Sibisa, Kecamatan Ajibata, Toba, sedang membersihkan ladang jagung miliknya.

Lalu datanglah tiga orang warga berinisial DG, NS, EP bersama teman-temannya. Mereka datang langsung menanami jagung di samping tanaman jagung milik korban yang sudah tumbuh, lalu korban mengusir mereka.

"Terjadilah pertengkaran mulut dan saat itu terlapor NS mengatakan kepada korban 'kutanam lah kau di sini'. Lalu korban menjawab 'kalau kau kubur saya di sini tak apa-apa, memang tanahku nya ini'," jelas Nelson menirukan percakapan korban dan pelaku.

"Saat itu pula NS langsung menjambak rambut korban disusul DG dan EP sampai korban terjatuh ke tanah," sambung Nelson.

Nelson menyebutkan para pelaku dilaporkan dengan pasal tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang. Saat ini perkara dalam penanganan Polsek Lumban Julu.

"Kasusnya ditangani oleh Polsek Lumban Julu," ujar Nelson.

(aud/aud)