Korsel Laporkan 40 Kasus Baru Corona, Tertinggi dalam 50 Hari Terakhir

by
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2020/05/07/3d079a8e-561c-45d9-aaa1-be4badc368a2_169.jpeg?w=700&q=90
Warga Korsel pergi keluar rumah usai pembatasan virus Corona dilonggarkan (AP Photo)

Seoul -

Otoritas Korea Selatan (Korsel) melaporkan 40 kasus baru virus Corona (COVID-19) dalam sehari. Angka ini tercatat sebagai angka tambahan kasus tertinggi dalam beberapa pekan terakhir, saat Korsel mulai melonggarkan pembatasan-pembatasan sosial.

Seperti dilansir Associated Press, Rabu (27/5/2020), angka 40 kasus baru dalam sehari ini tercatat sebagai lonjakan kasus harian tertinggi dalam 50 hari terakhir. Angka ini juga memicu kekhawatiran karena jutaan anak di Korsel mulai kembali ke sekolah.

"Hingga tengah malam, 27 Mei, ada 40 pasien virus (Corona) yang baru dikonfirmasi. Di antara mereka, 37 orang berasal dari penularan komunitas lokal, seperti kelab malam Itaewon, dan sisanya tiga orang merupakan penularan dari luar negeri," sebut Wakil Menteri Kesehatan Korsel, Kim Kang-Lip.

Sebagian besar dari 40 kasus baru itu muncul di area padat penduduk Seoul. Diketahui bahwa otoritas setempat tengah berupaya menghentikan penularan terkait kelab malam, tempat karaoke dan gudang e-commerce.

"Hingga tengah malam, 27 Mei, total jumlah pasien terkonfirmasi adalah 11.265 orang. Di antara mereka, sebanyak 10.295 pasien telah sembuh sepenuhnya dan telah dipulangkan dari karantina. Saat ini, 701 pasien masih berada di bawah perawatan medis," tutur Kim Kang-Lip dalam pengumuman terbaru.

Tidak ada tambahan kematian dalam sehari terakhir di Korsel. "Syukurlah, tidak ada kematian kemarin, dan hingga saat ini, jumlah kematian adalah 269 orang," sebut Kim Kang-Lip.

Dengan adanya tambahan kasus baru yang kembali meningkat, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel (KCDC) mengungkapkan perlunya memberlakukan kembali pembatasan social distancing yang telah dilonggarkan sejak April lalu.

Direktur KCDC, Jeong Eun-Kyeong, menuturkan adanya kesulitan yang dihadapi pekerja medis dalam melacak penyebaran terbaru virus Corona di Korsel, yang meningkat saat aktivitas publik kembali normal dan cuaca menghangat serta mulai berkurangnya perilaku social distancing dari warga

Diketahui bahwa otoritas Korsel sedang memeriksa 3.600 karyawan sebuah raksasa e-commerce lokal, Coupang, setelah terdeteksi puluhan kasus positif virus Corona terkait pekerja di salah satu gudang milik perusahaan tersebut di dekat Seoul.

(nvc/ita)