https://foto.wartaekonomi.co.id/files/arsip_foto_2019_05_24/investasi_131914_big.jpg

Ada Covid-19, Konsumen Indonesia Kurangi Pengeluaran untuk Berlibur dan Investasi

by

WE Online, Jakarta - Hasil survei menemukan bahwa pada kuartal pertama 2020 konsumen Indonesia secara signifikan mengurangi pengeluaran dana cadangan mereka untuk Investasi Saham / Reksadana (34%), menurun 12 persen dari kuartal sebelumnya yang sebesar 46%.

Demikian menurut laporan hasil survei Global Consumer Confidenceā„¢ terbaru tahun ini dari The Conference BoardĀ® bekerja sama dengan Nielsen, sebuah perusahaan pengukuran global.

"Selain Investasi, pos lain yang dikurangi secara signifikan adalah Liburan, yang turun 6 persen dari 42% di kuartal keempat 2019 menjadi 36 persen," tulis laporan tersebut di Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Baca Juga: Keyakinan Konsumen Indonesia Peringkat Empat di Dunia

Terkait dengan perkembangan pertumbuhan produk fast moving consumer good (FMCG), seperti makanan, minuman, perawatan rumah, produk kesehatan dan kecantikan, Indrasena (Dede) Patmawidjaja, Managing Director Nielsen Connect Indonesia, mengatakan, keyakinan konsumen pada gilirannya juga akan mempengaruhi belanja konsumen untuk produk-produk konsumsi.

Adapun Pada kuartal pertama 2020 Indonesia masih menduduki peringkat ke-4 di dunia dalam hal Keyakinan Konsumen dengan indeks 127, setelah India, Pakistan dan Filipina, yang nilainya masing-masing 140, 129 dan 128.

"Dari data yang kami himpun, terlihat bahwa pada kuartal pertama 2020, FMCG masih bertumbuh dengan sangat positif, namun beberapa kategori seperti Perawatan Pribadi dan Kecantikan, Minuman Kemasan Siap Minum, dan Indulgence terindikasi akan mengalami tantangan di kuartal kedua," tandasnya.

Dede menyimpulkan, pengetahuan akan produk yang kuat, harga yang terjangkau dan manfaat yang relevan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang positif di kuartal selanjutnya.