https://akcdn.detik.net.id/visual/2020/03/18/b465633c-77f9-4502-ab2c-d2437dd4d415_169.jpeg?w=1280&q=90
Cara Memandikan Bayi Prematur, Jangan Takut Ya Bunda!/Foto: Getty Images/iStockphoto/tonefotografia

Cara Memandikan Bayi Prematur, Jangan Takut Ya Bunda!

by

link telah dicopy
Jakarta -

Memandikan bayi adalah salah satu kegiatan menyenangkan sekaligus sedikit merepotkan ya Bunda. Apalagi jika bayi lahir lebih cepat atau prematur, tentunya ada hal-hal yang menjadi perhatian.

Hal yang perlu dipertimbangkan saat Bunda memutuskan untuk memandikan bayi ialah dengan melihat tali pusatnya. Jika masih menempel dan ada cairan atau darah yang keluar dari sana, maka mandikan bayi dengan spons. Begitu pula bagi bayi laki-lali yang dalam masa penyembuhan luka setelah disunat.

Jika tali pusat dan sunat bayi telah kering, dan sembuh dengan baik, maka Bunda dapat memandikannya dengan air. Perlu diperhatikan agar lebih waspada, saat bayi dimandikan dengan air, maka kulitnya akan terasa sangat licin, sehingga perlu kehati-hatian yang tinggi.

Bunda perlu tahu bahwa bayi, terutama prematur memiliki kulit sensitif yang cepat kering. Karena itu, jangan mandikan bayi baru lahir setiap hari karena bisa membuat kulitnya kering. Jadi memandikan bayi setiap dua hingga empat hari.

Nah, untuk memandikan bayi prematur, peralatan yang Bunda perlukan, seperti dilansir dari Very Well Family, yakni:

1. Termometer untuk mengukur suhu air hangat yang digunakan.
2. Pakaian bersih dan popok
3. Handuk
4. Dua waslap
4. Sabun dan sampo bayi yang ringan
5. Bak mandi bayi atau baskom air

Adapun langkah-langkah memandikan bayi prematur:

Pertama, kumpulkan semua peralatan yang dibutuhkan. Dengan begitu Bunda akan fokus memandikannya tanpa harus bolak-balik untuk mengambil beberapa barang atau meninggalkan bayi di dalam bak.

Kedua, cek suhu air hangat yang akan digunakan untuk mandinya, sekitar 37-38 derajat celsius. Bayi prematur lebih mudah merasa kedinginan, jadi pastikan suhu bayi dalam kisaran normal sebelum mandi dan usahakan untuk memandikannya dalam ruangan dengan suhu hangat.

https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2019/07/02/5d494fe0-7033-4426-8be3-c3db25279eed_169.jpeg?w=1280
Bayi prematur/ Foto: iStock

Ketiga, isi bak mandi atau baskom dengan air hangat. Letakkan handuk atau alas yang lembut jika ingin memandikan dengan spon. Jika mandi di bak mandi, letakkan bayi di bak mandi, topang leher dan bahunya.

Selanjutnya, mandikan bayi dengan langkah sebagai berikut:

1. Cuci muka: Gunakan waslap untuk mencuci dari sudut mata bagian dalam ke sudut luar, kemudian gunakan bagian lain dari waslap untuk mencuci mata yang lain. Cuci sisa wajah. Jangan gunakan sabun di wajah.

2. Cuci leher dan telinga: Susu dan kotoran cenderung terjebak di lipatan leher bayi dan di belakang telinga, jadi gunakan sabun dan cuci bagian-bagian ini.

3. Cuci tubuh: Cuci lengan, tangan, badan, punggung, dan kaki bayi.

4. Cuci bagian bawah: Cuci bagian bawah bayi, kemudian sisihkan kain lap itu. Jika telah selesai bungkus atau tutupi bayi dengan handuk kering sebelum Bunda melanjutkan untuk mencuci rambutnya.

5. Cuci rambut: Gunakan sabun bayi head-to-toe atau sampo yang dirancang untuk bayi. Cuci rambut bayi dilakukan pada saat sesi terakhir.

6. Keringkan bayi: Setelah selesai mandi, keringkan bayi dan pakaikan pakaian bersih dan kering.

7. Kenakan topi pada bayi untuk meminimalkan hilangnya panas tubuh secara berlebihan.

Bunda, simak juga nutrisi apa saja yang dibutuhkan bagi anak yang lahir prematur dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(AFN/jue)
link telah dicopy