https://akcdn.detik.net.id/visual/2020/04/23/90627791-1c2e-4928-a063-e28f9fe2c784_169.jpeg?w=1280&q=90
6 Ciri Saluran ASI Tersumbat yang Perlu Ibu Menyusui Waspadai/ Foto: Getty Images/iStockphoto/NoSystem images

6 Ciri Saluran ASI Tersumbat yang Perlu Ibu Menyusui Waspadai

by

link telah dicopy
Jakarta -

Bunda sedang menyusui si kecil, tapi pasokan ASI dirasa sedikit? Mungkin saja, Bunda mengalami saluran ASI tersumbat lho.

Dikatakan ahli Obstetri dan Ginekologi bersertifikat, Meredith Shur, MD, FACOG, saluran ASI yang tersumbat adalah benjolan keras dan lunak yang terbentuk di saluran ASI yang sempit di payudara. Benjolan tersebut menghalangi dan mencegah aliran ASI.

"Saluran ASI yang tersumbat adalah masalah menyusui yang umum, bisa menyebabkan pembengkakan, kemerahan, dan rasa sakit di area payudara tempat mereka berkembang," jelas Shur, dilansir Very Well Family.

Saluran ASI tersumbat terjadi ketika saluran di payudara memiliki drainase yang buruk. Bunda mungkin mengalaminya jika payudara tidak sepenuhnya kosong setelah menyusui, jika bayi melewatkan sesi menyusui, atau Bunda sedang stres.

https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2020/03/19/c8b34e5d-a3a4-4b92-bb85-bf05448ae18a.jpeg?w=1280
Ibu menyusui/ Foto: shutterstock

Sementara itu, ciri-ciri atau gejala saluran ASI tersumbat biasanya datang perlahan, dan umumnya memengaruhi satu payudara. Nah, berikut ini ciri atau tanda saluran ASI tersumbat, dilansir Healthline.

1. Ada benjolan di satu area pada payudara.
2. Terjadi pembengkakan di sekitar benjolan.
3. Sakit atau bengkak di dekat benjolan.
4. Rasa tidak nyaman setelah menyusui atau memompa ASI.
5. Ada sumbat ASI atau milk blister di daerah puting susu.
6. ASI yang sangat kental atau berlemak ketika diperah.

Kemerahan atau memar di payudara bisa berlangsung seminggu atau sedikit lebih lama, setelah sumbatan dibersihkan atau mastitis diobati. Tapi, kalau Bunda memiliki masalah atau merasa penyumbatan atau infeksi tidak mengalami penyembuhan. Segera temui dokter. Dalam beberapa kasus, Bunda mungkin memerlukan antibiotik atau bantuan tambahan seperti drainase abses.

Jika gejalanya sedang berlangsung, dokter mungkin menyarankan mammogram, ultrasonografi, atau biopsi untuk menyingkirkan kemungkinan kanker payudara yang meradang. Gejala kanker payudara kadang mirip dengan penyumbatan ASI atau mastitis, seperti ada benjolan, pembengkakan, dan kemerahan.

Simak juga tips aman cegah kehamilan untuk ibu menyusui dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/muf)
link telah dicopy