Jangan Asal, Begini Cara Foto Meteran Listrik PLN yang Benar

by
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2020/05/27/c750d3b9-bbf3-4a8a-9fc8-22cbafdffc64_169.jpeg?w=700&q=80
Foto: Dok. PLN

Jakarta -

Para pelanggan PLN diminta untuk mengirimkan foto stand meter secara mandiri selama pandemi Corona (COVID-19). Hari ini merupakan terakhir batas waktu pelanggan mengirimkannya ke pihak PLN lewat nomor WhatsApp (WA) 08122123123.

Cara itu dilakukan untuk memastikan agar pelanggan membayar tagihan listrik sesuai pemakaian. Sebab jika tidak, PLN hanya akan menggunakan rata-rata 3 bulan sebagai dasar perhitungan rekening listrik dan bisa saja tagihan akan lebih mahal.

Namun untuk mengirimkannya juga tidak boleh asal. PLN hanya akan menggunakan pelaporan mandiri yang sudah dikirim pelanggan jika laporan tersebut benar dan valid.

"Jadi kalau pelanggan mengirimkan angka stand kWh meter dan kami nyatakan valid, kami akan menggunakan laporan tersebut sebagai dasar perhitungan rekening. Meskipun petugas catat meter mengunjungi rumah pelanggan," kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril dikutip detikcom, Rabu (27/5/2020).

Laporan stand kWh meter yang dinyatakan valid yakni angka stand kWh meter yang diketik dan dalam foto yang dikirim harus sama. Artinya, pastikan benar dalam pengetikan stand kWh meter tidak salah sebelum dikirim.

Setelah itu, pastikan tepat dalam pengambilan foto meter. Angka stand kWh di foto harus terlihat jelas agar pihak PLN dapat membaca dan baru bisa dinyatakan valid.

Berikut pengambilan foto meteran listrik yang benar:

https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2020/05/27/c750d3b9-bbf3-4a8a-9fc8-22cbafdffc64.jpeg?w=1054

Simak Video "Bisakah PLN Tunda Tagihan Listrik Warga yang Tak Mampu Saat Pandemi?"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)