https://statik.tempo.co/data/2020/05/23/id_940385/940385_720.jpg
Suasana sepi di Mall Ciputra Cibubur, Kota Bekasi, Jumat, 22 Mei 2020. Supermarket dan toko penjual makanan dikecualikan selama pemberlakuan PSBB) di Kota Bekasi dan masih diperbolehkan buka. Tempo/Bintari Rahmanita

Ingin Buka Mal Mulai 5 Juni, Pengelola: Finansial Sulit

by

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia DKI Jakarta Ellen Hidayat menjelaskan alasan para pengelola ingin mal bisa segera beroperasi lagi pada Jumat, 5 Juni 2020. Ia membeberkan, keuangan para pengelola pusat perbelanjaan dan peretail atau tenant sudah seret setelah hampir dua bulan mal di Ibu Kota mati suri akibat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Dampak yang berat dari penutupan mal karena PSBB menyebabkan semua pengelola pusat belanja dan retailer atau tenant mengalami kesulitan finansial, terutama kesulitan cashflow," ujar Ellen dalam keterangan tertulis Selasa malam, 26 Mei 2020.

Kondisi tersebut, kata dia, secara langsung menimpa karyawan yang sudah tidak bekerja dan tidak mempunyai tabungan lagi untuk menghidupi keluarganya. Karena itu, Ellen menuturkan, ada dorongan dari para peretail, khususnya pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), yang meminta mal segera dibuka kembali.

"Selain itu, dengan dibukanya mal kembali, akan membantu menggerakkan roda perekonomian nasional dan meningkatkan ketahanan bangsa Indonesia," kata Ellen.

Keyakinan para pengelola untuk membuka kembali pusat perbelanjaan di Jakarta pada 5 Juni mendatang juga ditunjang oleh terbitnya surat keputusan dari Menteri Kesehatan tentang berakhirnya PSBB DKI yang rencananya pada 4 Juni 2020. Di samping itu juga ada imbauan dari pemerintah untuk berani dan mulai menghadapi Covid-19 dengan standar kehidupan baru atau new normal.

12 Selanjutnya