https://foto.wartaekonomi.co.id/files/arsip_foto_2019_05_20/stanley_ho_102128_big.jpg

Meninggal di Usia 98 Tahun, Begini Kisah Stanley Ho Bangun Bisnis hingga Jadi Raja Kasino Asia

by

WE Online, Jakarta - Raja kasino Asia, Stanley Ho dikabarkan meninggal dunia pada usia 98 tahun, Selasa (26/5/2020). Ia merupakan seorang pengusaha ulung yang pernah merasakan kemiskinan. Kerajaan bisnisnya membawa ia menjadi orang terkaya melalui bekas jajahan Portugal.

Meski dikenal sukses lewat bisnis judi, Stanley Ho justru menyarankan orang-orang terdekat dan tersayangnya untuk menghindari perjudian.

Baca Juga: Bisnis Kertas hingga Energi, Ini 8 Perusahaan Besar Milik Prabowo Subianto

"Saya selalu memberi tahu anak-anak saya dan teman-teman baik saya; 'Demi Tuhan, jangan pernah bertaruh besar dan jika Anda bisa menghindarinya, jangan pernah bertaruh'," katanya kepada Far Eastern Economic Review pada 1999 lalu.

Melalui perusahaan SJM Holdings, perusahaan tersebut menjadi bisnis judi paling menguntungkan di dunia yang bernilai USD 6 miliar. Bahkan tahun lalu, Ho masuk ranking ke-17 dari 20 daftar orang terkaya di Asia.

Pria yang lahir di Hong Kong pada 25 November 1921 silam itu diketahui menjadi salah satu sosok paling berpengaruh dalam bisnis judi di Asia.

Ho merupakan anak kesembilan dari Ho Sai Kwong dan Flora Sin, keluarga berpengaruh yang punya hubungan dengan Sir Robert Hotung, seorang pengusaha sukses yang sering disebut sebagai "The Grand Old Man of Hong Kong.".