https://asset.indosport.com/article/image/q/80/301235/stadion_jatidiri-169.jpg
Terakhir kali PSIS bermain di Stadion Jatidiri terjadi pada tanggal 21 Agustus 2017 ketika Laskar Mahesa Jenar menghadapi Persis.© Alvin Syaptia Pratama/INDOSPORT

Pertandingan Terakhir PSIS di Stadion Jatidiri Sebelum Direnovasi

by

INDOSPORT.COM - Sudah sekitar tiga tahun PSIS Semarang tidak bermain di markas aslinya yakni Stadion Jatidiri, Semarang. Terakhir kali PSIS bermain di Stadion Jatidiri terjadi pada tanggal 21 Agustus 2017 ketika Laskar Mahesa Jenar menghadapi Persis Solo.

Klub yang berdiri pada 18 Mei 1932 ini terpaksa menjadi tim musafir karena Stadion Jatidiri yang tengah direnovasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi stadion bertaraf internasional.

Pada laga yang menentukan bagi kedua klub karena sama-sama ingin memastikan lolos ke babak 16 besar Liga 2 ini akhirnya dimenangkan oleh PSIS dengan skor 1-0 melalui gol semata wayang Haudi Abdillah di penghujung babak pertama.

Pertandingan yang berlangsung sengit ini juga sempat diwarnai kericuhan antar pendukung PSIS di jeda babak pertama.

Tetapi kesigapan panpel dan personil keamanan membuat laga dapat kembali berjalan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Sejak saat itu, PSIS terus menjadi tim musafir hingga kompetisi Liga 1 2020. Selama menjadi tim musafir, PSIS di laga resmi telah menggunakan empat stadion yang berbeda untuk kandang.

Selain Stadion Moch Soebroto, Magelang, PSIS juga pernah menggunakan Stadion Kebondalem (Kendal), Maguwoharjo (Sleman), Sultan Agung (Bantul) sebagai kandang alternatif.

Di tahun 2021, klub kebanggaan Panser Biru dan Snex ini sebenarnya berkesempatan untuk kembali bermain di Stadion Jatidiri karena renovasi Stadion Jatidiri dijadwalkan akan rampung di akhir tahun 2020.

Namun akibat pandemi Covid-19, anggaran untuk renovasi tahap akhir Stadion Jatidiri terancam terkena rasionalisasi untuk dialihkan ke penanganan Covid-19.

Hingga awal tahun 2020, perkembangan renovasi Stadion Jatidiri sudah mencapai 85 persen. Lapangannya pun nampak sudah siap karena rumput yang sudah mulai tumbuh dan lintasan atletik yang sudah bisa digunakan untuk kegiatan olahraga.