Tegang AS-China, Harga Minyak Jatuh Lagi

by
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2020/04/21/dc0bee3d-7576-47a3-8517-44ca69de840a_169.jpeg?w=700&q=80
Foto: DW (News)

Jakarta -

Harga minyak merosot pada Rabu pekan ini. Penurunan ini terjadi karena pasar khawatir dengan ketegangan Amerika Serikat (AS) dan China yang masih terjadi.

Mengutip Reuters harga minyak mentah Brent LCOc1 turun 40 sen, atau 0,7%, menjadi US$ 35,77. Sehari sebelumnya harga minyak juga mengalami penurunan hingga 1,8%.

Sementara itu untuk harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS CLc1 turun 49 sen, atau 1,2%, menjadi US$ 33,95 per barel, setelah naik 3,3% pada sesi sebelumnya.

Organisasi negara-negara pengekspor minyak termasuk Rusia (OPEC +) memangkas produksi hingga 10 juta barel per hari pada periode Mei - Juni. Ini untuk mengimbangi pembatasan-pembatasan yang terjadi akibat pandemi COVID-19 di berbagai negara.

Di Amerika Serikat (AS) sejumlah negara bagian telah membuka lockdown. Hal ini memunculkan optimisme baru untuk sentimen positif bagi pasar.

ANZ Research menyebutkan hingga saat ini permintaan bahan bakar mengalami penurunan hingga 30% dibandingkan tahun lalu karena orang tinggal di rumah.

Namun hal ini akan meningkat secara perlahan dan pasokan mulai menurun. "Persediaan minyak mentah AS diprediksi turun. Harga minyak juga masih dibayangi tekanan ketegangan dagang AS dan Cina," jelas dia.

Simak Video "Tips Hadapi Kehidupan di Era New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)