https://www.cumicumi.com/uploads/public/5ec/cf4/8a2/th_711x391_5eccf48a23d94656452298.jpg

Terpisah Beda Benua dan Samudra dengan Shalom dimasa Pandemi Corona Wulan Guritno Khawatir

by

Demi masa depan anak tercinta seorang Ibu harus merelakan anak tercinta pergi jauh demi menimba ilmu di negeri orang. Hal itu pun dilakukan oleh Wulan Guritno yang rela melepas anaknya Shalom Razade untuk kuliah di Inggris. Namun ditengah masa pandemi corona Wulan Guritno merasa begitu khawatir dengan anaknya selama berada di Inggris. Namun ada satu hal yang membuat Wulan Guritno menjadi tenang ditengah kekhawatirannya kepada sang anak tercinta.

https://www.cumicumi.com/uploads/public/5ec/cf4/d74/5eccf4d749295933491995.jpg

“Kalau soal khawatir pasti sebagai seorang Ibu pasti ada lah tapi aku lebih khawatir lagi kalau dia berada diluar apartemen. Jadi untungnya di satu gedung apartemen itu ada mahasiswa yang lain sehingga masih bisa saling mengunjungi asalkan tidak ramai ramai jadi ya diantara mereka yang saling menguatkan.” ujar Wulan Guritno.

Lebaran tahun ini menjadi lebarang yang ketiga kalinya tanpa adanya Shalom ditengah keluarga besar. Rencananya pada tanggal 25 Mei kemarin Shalom telah tiba di Indonesia namun karena banyaknya penerbangan yang dicancel oleh maskapai penerbangan sehingga harus ditunda keberangkatnya hingga 1 Juni 2020. Dan menurut penuturan Wulan Guritno semua orang yang tiba di Indonesia dari luar negeri harus dikarantina terlebih dahulu selama 3 hari di Wisma Atlet.

https://www.cumicumi.com/uploads/public/5ec/cf4/dce/5eccf4dce240f539488096.jpg

“Ya seharusnya Shalom pulang hari ini cuma karena banyaknya penerbangan yang cancel karena disana juga lagi lockdown ya kalau ga ada masalah semoga 1 Juni ini bisa balik. Nah cuma ini ada peraturan baru siapapun itu kalau baru sampai di Indonesia itu kita harus dikarantina dulu selama 3 hari di wisma atlet. Nah itu juga berlaku juga untuk Shalom kalau tiba di Indonesia nanti ya di wisma atlet dulu selama 3 hari kemudian setelah melewati selama 3 hari baru boleh pulang ke tujuan atau ke rumah masing masing.” ujar Wulan Guritno.

Rencananya Wulan Guritno berada di Inggris untuk menemani Shalom hingga kelulusannya dan akan kembali ke Tanah Air bersama sama. Namun karena adanya pandemi corona Universitas dimana tempat Shalom menimba ilmu kini sedang ditutup dan tidak tahu kapan kepastiannya akan dibuka kembali.

“Harusnya bulan Juli ini malah aku yang kesana untuk kelulusan Shalom tapi kan karena pandemi ini terjadi maka skripsi dan tugas terakhirnya diselesaikan secara online karena universitasnya tutup dan dijadwalkan bukanya lagi ga tahu sampai kapan. Tadinya sih mau disana terus sampai Shalom lulus dan kita yang datang ke sana dan baliknya bareng ke Tanah Air.” tutup Wulan Guritno.