Karyawan Google Bisa Rembes Biaya ATK US$ 1.000 Selama WFH

by
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2020/04/23/6fe3a1e3-1f45-413b-8df0-1cc22e1ac618_169.jpeg?w=700&q=80
Foto: DW (News)

Jakarta -

Google akan mengganti biaya hingga US$ 1.000 kepada para pegawainya yang membeli alat atau fasilitas kantor (ATK) selama bekerja dari rumah.

CEO Google Sundar Pichai menyampaikan dalam suratnya jika Google akan membuka kembali kantornya secara bertahap. Misalnya pada 6 Juli kantor akan dibuka dengan 10% pegawai dan akan terus bertambah hingga 30% pad September.

Mengutip CNBC disebutkan sebagai perusahaan, Google berupaya untuk kembali normal paska pandemi COVID-19 yang telah menewaskan lebih dari 300.000 orang. Kondisi ini disebut akan berdampak pada bisnis induk Google, yakni Alfabet.

"Kami akan menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan yang ketat. Pegawai yang datang ke kantor juga akan diatur secara bergilir," kata Pichai dalam suratnya, Rabu (27/5/2020).

Dia menyampaikan kepada para pegawainya sejak ditinggalkan kantor akan terasa berbeda dengan yang dulu. Namun hal ini memang harus dihadapi.

Pichai mengungkapkan ia akan kembali mengumumkan kapan jadwal pegawainya mulai ngantor. Setiap pegawai juga harus berkoordinasi dengan para manajer terkait kebijakan kembali ke kantor ini.

Simak Video "Tips Google Supaya Kerja dari Rumah Selama Pandemi Bisa Efektif!"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)