Gubernur NTT Buka Kembali Seluruh Perbatasan Antardaerah

by
https://cdns.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2020/05/26/1180806/670x335/gubernur-ntt-buka-kembali-seluruh-perbatasan-antardaerah.jpg
viktor laiskodat. ©2019 Merdeka.com/antara

Merdeka.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat membuka kembali seluruh perbatasan yang sempat ditutup imbas wabah Covid-19.

"Bapak Gubernur menegaskan supaya perbatasan antardaerah yang masih ditutup agar segera dibuka. Tidak ada lagi kabupaten yang berusaha menutup perbatasannya," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu melalui video conference, Selasa (26/5).

Ia menjelaskan, penegasan itu disampaikan menyusul sejumlah aksi penutupan wilayah perbatasan yang sebelumnya terjadi terutama di Pulau Flores seperti di wilayah perbatasan antara Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende.

Demikian juga pada pintu masuk Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada yang sempat ditutup dan tidak diizinkan angkutan logistik untuk melintas, serta baru-baru ini di wilayah Desa Hikong yang merupakan perbatasan antara Kabupaten Sikka dan Kabupaten Flores Timur.

Gubernur NTT, lanjut Marius Ardu Jelamu, menegaskan agar perbatasan antardaerah harus dibuka supaya memperlancar arus orang maupun logistik antarwilayah. Pun, pembukaan perbatasan agar semua transportasi baik darat, laut, dan udara bisa beroperasi seperti biasa.

"Hal ini penting agar ekonomi NTT segera berputar kembali sebagaimana biasanya," katanya.

Ia menjelaskan, meskipun sektor transportasi ini sudah mulai beroperasi kembali namun tetap memperhatikan protokol terkait pencegahan penyebaran virus corona jenis baru (Covid-19).

"Selalu memakai masker, sesering mungkin mencuci tangan, menghindari atau tidak menciptakan kerumunan orang yang sangat banyak, dan lainnya harus ditaati bersama," katanya. Seperti diberitakan Antara. [rhm]