https://awsimages.detik.net.id/visual/2018/01/05/607510bb-f8b9-426d-93da-ff89f3d838d7_169.jpeg?w=715&q=90
Foto: Muhammad Sabki

Ini Tanda-tanda IHSG Bakal Menguat Lagi Hari Ini

by

Jakarta, CNBC Indonesia - Di akhir perdagangan kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melesat naik 1,78% ke 4.626,79 poin. Kenaikan ini terjadi pada hari bursa kembali dibuka setelah libur lebaran.

Penguatan indeks ini didorong dari optimisme pelaku pasar yang muncul setelah Presiden Joko Widodo menggaungkan skenario kehidupan baru, new normal. Hal ini menunjukkan bahwa kembali berputarnya roda perekonomian nasional.

Untuk hari ini beberapa sekuritas memperkirakan indeks masih akan melanjutkan penguatannya berkat sentimen new normal ini.

Kendati demikian, Pilarmas Investindo Sekuritas mengemukakan hubungan Amerika Serikat dan China telah menuju pada potensi perang dingin (cold war). Dipicu oleh masuknya 33 perusahaan China ke dalam daftar blacklist AS.

Dalam daftar 33 perusahaan tersebut, 4 perusahaan tersebut diantaranya akan dibatasi aksesnya untuk masuk ke dalam teknologi Amerika, karena diperkirakan memiliki hubungan dengan perusahaan militer, 9 perusahaan lainnya diberikan tuduhan telah melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia di Xinjiang.

Sekuritas ini menilai adanya potensi kesepakatan dagang tahap pertama yang telah dicapai oleh kedua negara berpotensi dibatalkan.

Sementara itu di China sendiri, menurut Reliance Sekuritas Indonesia, saat ini tengah berusaha meyakinkan Hong Kong bahwa peradilannya akan tetap independen di bawah undang-undang keamanan nasional yang baru.

Undang-undang yang dimaksud adalah RUU yang berhasil dibatalkan dengan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh rakyat Hong Kong tahun lalu.

Selanjutnya investor akan menanti data klaim pengangguran AS dan hasil ketua federal reserve dalam diskusi virtual dengan petinggi The Fed pekan ini.

Secara teknikal, Panin Sekuritas menyebutkan konsolidasi indeks masih berlangsung namun nampak IHSG mencoba menguat, salah satu faktornya adalah investor asing mulai mengurangi net sell, dan ekspektasi ekonomi yang berjalan kembali dengan new normal.

Untuk itu hari ini indeks diprediksi bergerak mixed cenderung menguat dalam range support 4.565 dan resisten 4.680. (hps/hps)