https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2020/05/WhatsApp-Image-2020-05-27-at-09.49.44.jpeg
Rapid Test Buruh PR Mustika Tulungagung di Puskesmas Mojo, Kabupaten Kediri.

Kabupaten Kediri Tambah 16 Kasus Positif Covid-19, Terdiri 9 Klaster Penularan

by

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali mengumumkan warganya terkonfirmasi positif corona. Jumlahnya cukup besar yaitu ada 16 kasus tambahan.

“Dengan adanya tambahan 16 ini menjadikan kasus terkonfirmasi positif corona di Kabupaten Kediri menjadi 96 kasus. Dimana dengan total jumlah ini 82 dalam perawatan, 6 dinyatakan sembuh dan 8 lainnya meninggal dunia,” kata dr Ahmad Chotib, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri.

Gugus Tugas kembali mengingatkan agar masyarakat benar-benar menerapkan protokol kesehatan secara ketat terutama ketika harus beraktivitas di luar rumah. “Tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, memakai masker dan menjaga kesehatan. Kami berharap seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah penularan Covid-19 ini dan senantiasa berdoa agar pandemi ini segera berakhir,” imbaunya.

Berikut data tambahan dari 16 kasus baru tersebut :

1. Satu kasus Klaster Desa Kedawung.
Satu orang warga Desa Kedawung, Kecamatan Mojo (isolasi mandiri).

2. Empat kasus Klaster Pondok Pesantren Temboro.
Dua orang warga Desa Parang Kecamatan Banyakan (isolasi mandiri)
Satu orang warga Desa Maron, Kecamatan Banyakan (isolasi mandiri)
Satu orang warga Desa Mukuh Kec. Kayen Kidul, isolasi mandiri

3. Satu kasus Klaster Surabaya.
Satu orang warga Desa Sukorejo, Kecamatan Gurah (isolasi mandiri)

4. Dua kasus Klaster Maspion Surabaya.
dua orang warga Desa Langenharo, Kecamatan Plemahan (isolasi mandiri).

5. Satu kasus Klaster Desa Kedak.
Satu orang warga Desa Kedak, Kecamatan Semen (isolasi mandiri)

6. Tiga kasus Klaster Pabrik Rokok Mustika Tulungagung.
Satu orang warga Desa Puhrubuh Kecamatan Semen (isolasi di rumah karantina desa)
Satu orang warga Desa Puhsarang Kecamatan Semen (isolasi di rumah karantina desa)
Satu orang warga Desa Bobang Kecamatan Semen (isolasi di rumah karantina desa)

7. Satu kasus Klaster Araya.
Satu orang warga Desa Keniten, Kecamatan Mojo (dirawat di RS Gambiran Kota Kediri)

8. Satu kasus Klaster Kalimantan.
Satu orang warga Desa Puncu, Kecamatan Puncu (isolasi di rumah karantina desa).

9. Dua kasus Klaster Baru.
Satu orang warga Desa Pagung, Kecamatan Semen (dirawat di RS Gambiran dan satu orang warga Desa Rembangkepuh, Kecamatan Ngadiluwih yang dirawat di RS Gambiran).

Dengan tambahan 16 kasus baru, maka jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri menjadi 96 kasus. Sementara itu, Puskesmas Mojo hari ini melakukan rapid test terhadap 32 orang warga. Mereka berasal dari para karyawan pabrik rokok Mustika Tulungagung. Dari hasil tes cepat tersebut, semuanya dinyatakan non raktif. [adv kominfo/nm].