https://statik.tempo.co/data/2020/05/25/id_940635/940635_720.jpg
Ilustrasi silaturahmi virtual. ANTARA

6 Cara Seru Supaya Silaturahmi Virtual Berkesan untuk Keluarga

by

TEMPO.CO, Jakarta - Lebaran 2020 memberi kesan khusus bagi banyak orang. Di tengah pandemi Covid-19 dan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB beberapa orang mengabadikan tangkapan layar saat silaturahmi virtual di media sosial. Hal ini mengobati rindu berkumpul bersama keluarga saat Lebaran.

Meski jabat tangan, sungkem, atau berpelukan tetap belum bisa tergantikan, silaturahmi virtual ini tidak mengurang makna saling memanfaatkan. Supaya silaturahmi virtual tidak sekadar seremoni atau basa-basi mengucapkan maaf dan Selamat Hari Raya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar konsep silaturahmi virtual tetap menyenangkan dan terasa dekat.

Psikolog Anisa Cahya Ningrum membagikan tips supaya silaturahmi virtual berkesan bagi semua anggota keluarga.

1. Pilih aplikasi utnuk silaturahmi virtual

Lakukan video call sebagai komunikasi virtual dengan berbagai fasilitas yang ada jika keluarga tidak banyak dan bisa saling mewakili. Video call bisa menjadi pilihan utama, agar bisa saling menyapa dengan melihat ekspresi keluarga yang dirindukan dan tidak bisa bertemu.

"Bisa menggunakan aplikasi zoom atau sejenisnya untuk keluarga besar.
Bila keluarga besar memiliki kebiasaan untuk berkumpul di satu tempat, maka kita bisa menggunankan aplikasi meeting virtual yang kini banyak tersedia. Buatlah acara halal bi halal dengan seluruh keluarga besar sambil “bertatap muka” dan mengobrol bersama," ucap Anisa kepada Tempo, Minggu 24 Mei 2020.

2. Siapkan video yang seru

Alternatif lainnya yaitu mengirimkan video yang sudah disiapkan sebelumnya. Tunjukkan aktivitas anak-anak sehari-hari, yang kemungkinan bisa menjadi obat rindu bagi kakek neneknya.

3. Setiap anggota keluarga punya kesempatan bicara

Anisa menyarankan agar kita berupaya untuk tidak mendominasi pembicaraan ketika berkomunikasi dengan keluarga. Beri kesempatan bagi setiap anak untuk menyampaikan ucapan atau menyapa keluarga. "Jangan lupa bimbing anak untuk mengucapkan kata maaf dengan bahasa yang baik dan santun," imbuhnya.

4. Ada ceramah singkat

Saat menjalankan ibadah Salat Idul Fitri di rumah tidak semua menyampaikan ceramah, saat melakukan halal bi halal virtual dengan keluarga besar, pilihlah seorang yang dituakan untuk memberikan tausiyah agar suasana Idul Fitri semakin terasa. "Penting juga kalau bisa memberi kesempatan cucu yang memiliki bakat public speaking, untuk berlatih memberikan ceramah singkat di momen intimewa ini," ucapnya.

5. Beri kesempatan kakek nenek untuk memberi nasehat

Jika menghubungi kakek nenek, jangan lupa memberi kesempatan kepada beliau untuk menyampaikan nasehat kepada cucunya. "Ulangi kalimat beliau, sebagai tanda bahwa kita mendengarkan apa yang beliau sampaikan," saran Anisa.

6. Bikin acara seru

Bagi anggota keluarga milenial biasanya punya banyak ide acara, misalnya mengadakan lomba yang bikin silaturahmi virtual semakin seru bersama keluarga besar. "Anak-anak boleh melakukan unjuk gigi dengan keterampilannya masing-masing sesuai umurnya. Misalnya lomba menyanyi, menari, membaca surat pendek, atau yang lainnya, sesuai usulan keluarga," ujarnya.

EKA WAHYU PRAMITA