https://akcdn.detik.net.id/visual/2019/11/15/47289167-ecbc-4789-9707-589682028d1a_169.jpeg?w=1280&q=90
Cerita Via Vallen soal Sang Adik yang Positif Virus Corona/ Foto: Instagram

Cerita Via Vallen soal Sang Adik yang Positif Virus Corona

by

link telah dicopy
Jakarta -

Kabar mengejutkan datang dari pedangdut Via Vallen. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Minggu (24/5/2020), ia mengatakan bahwa sang adik positif virus corona setelah melakukan tes swab.

Awalnya Via mengajak seluruh keluarga cek kesehatan setelah salah seorang anggota keluarganya sempat jatuh dan mimisan. Dari hasil tes kesehatan, sang adik mengidap pneumonia berdasarkan yang terlihat dari rontgen. Mengetahui penyakit tersebut menjadi salah satu dari gejala corona, ia pun mengajukan untuk melakukan rapid test.

Sang adik diketahui masih antar jemput kekasihnya yang bekerja di sebuah mal di Surabaya. Dari tes yang dilakukan, adik Via mendapat hasil negatif Corona dan non-reaktif. Namun karena ingin benar-benar memastikan lagi, ia pun meminta sang adik untuk melakukan tes swab.

"Aku tanya ada lagi tes buat mastiin Corona ga? kata beberapa suster disana ada swab, tapi tidak perlu karena rapidnya sudah akurat. Eman uangnya mbak, swab mahal lho dan hasilnya lama," tulisnya.

Via tidak mengindahkan saran tersebut. Demi memastikan sang adik 100 persen tidak terinfeksi, ia memaksa untuk melakukannya dan menunggu hasilnya hingga 10 hari.

"Setelah menunggu 10 hari, ternyata hasilnya positif," ungkapnya

Berita tersebut ternyata langsung menyebar luas. Saat itu Via mengaku belum mengetahui kabar dan hasil dari tes adiknya. Namun kenapa ada banyak tetangga yang lewat depan rumahnya dengan menyindir karena masih melihat adiknya yang masih bolak-balik keluar rumah.

"Ternyata dari Dinkes ada yang melapor ke RT untuk bantu ngawasin adikku, dan dari situ beritanya ternyata menyebar. Ada yang lapor ke puskesma dan akhirnya jadi ramai nyamperin ke rumah, mobil puskesmas, satpol pp, dan polisi juga," ujar Via Vallen.

Via pun secara langsung menyampaikan kepada tetangga yang resah untuk memastikan adiknya tidak akan lagi keluar rumah, dan akan menjalani isolasi diri. "Masalahnya, adikku nggak percaya dia terpapar karena dia merasa sehat wal afiat dan segar bugar (OTG lah bahasa medisnya)."

Selain itu, Via pun juga heran. Sebab, dua tes yang dilakukan pada adiknya memiliki hasil yang berbeda. Ia merasa bersyukur karena tidak mengikuti saran suster. Jika saja saat itu ia tidak melakukan tes swab, pasti adiknya kini masih akan terus bebas keluar rumah dan berisiko menularkan pada orang lain.

"Berarti sebenarnya jumlah orang terpapar Coronanya lebih besar dari jumlah yang didata ya, karena kebanyakan ketika TCM dan rapid yg hasilnya non reactive sudah dirasa cukup, padahal jika di swab bisa saja hasilnya POSITIF," imbuhnya.

Menurut Via, sang adik sudah menjalani isolasi mandiri di rumah selama dua pekan. Ia dan keluarganya pun sudah melakukan TCM sebanyak dua kali dan sudah menyelesaikan karantina selama 14 hari.

Bunda, simak juga tips mencegah ISPA pada anak seperti dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(AFN/som)
link telah dicopy