Pemerintah Ungkap Penyebab Adik Via Vallen Nonreaktif tapi Positif Corona

by
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2020/04/16/af59ccad-c6ea-420e-afd1-fd3ab949f0a1_169.jpeg?w=700&q=90
Doni Monardo (Foto: dok. BNPB)

Jakarta -

Penyanyi Via Vallen menceritakan kisah adiknya yang dites negatif saat rapid test atau nonreaktif, tapi positif terjangkit virus Corona ketika diuji melalui test swab. Pemerintah 'tidak kaget' terhadap cerita seperti ini, bahkan sudah mengetahui penyebabnya.

"RT (rapid test) sering tidak akurat. Tes PCR swab 97 persen akurat," kata Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo kepada detikcom, Senin (25/5/2020).

Ketika ditanyakan kenapa rapid test marak digunakan sejumlah rumah sakit tapi tak akurat, Doni menduga rumah sakit tersebut belum memiliki mesin tes swab.

"Mungkin karena belum punya mesinnya," ujar Doni.

Dihubungi terpisah, juru bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto senada dengan Doni. Yuri, sapaan akrab Yurianto, mengatakan tingkat sensitivitas rapid test rendah.

"Sensitivitas rapid test rendah," ucap Yuri.

Yuri mengatakan hasil rapid test sering menunjukkan negative false atau negatif palsu. Yuri menyarankan untuk langsung menggunakan tes swab.

"Negatif palsu sering terjadi saat infeksi masih swab," sebut Yuri.

"Bukan hanya Via Vallen yang punya cerita seperti ini," imbuhnya.

Sebelumnya, Via Vallen mengungkap cerita tentang kondisi adiknya. Sang adik sempat rapid test dan dinyatakan nonreaktif, tapi hasil swab test positif virus Corona.

Lewat Instagram, Via Vallen mengunggah foto rontgen paru-paru sang adik. Sang adik disebut hampir setiap hari bolak-balik Surabaya untuk menjemput pacarnya yang bekerja di mal.

"Akhirnya aku tanya ke beberapa spesialis paru dan semuanya bilang gpp ( itu gara2 rokok bla bla bla )" tulis Via Vallen, Minggu (24/5).

Tapi Via Vallen tetap ingin mencari kepastian kondisi adiknya, apalagi sang adik tinggal bersama orang tua yang sakit. Keluarganya kemudian menjalani rapid test.

"Aku bawa dia rapid ke rs rujukan #covid19 dan hasilnya NON REAKTIVE. Aku tanya ada lg tes buat mastiin corona ga? Kata beberapa suster disana ada swab, tp ini ga perlu krn rapidnya sudah akurat," ungkapnya.

Via Vallen mengaku tidak disarankan membawa adiknya swab test karena mahal dan hasilnya lama keluar. Tapi Via Vallen tetap membujuk adiknya menjalani swab test karena ingin 100 persen yakin.

"Krn aku pengen memastikan 100 persen dia baik2 aja, ya aku maksa aja dia swab dgn ngejanjiin klo hasilnya negatif aku kasih uang jajan krn sebenenya dia ga mau di swab. Akhirnya dia mau..." kisah Via Vallen.

"Setelah menunggu 10 harii, ternyata hasilnya POSITIF," sambungnya.

Tonton juga video 'WHO Teliti Gejala Mirip Sindrom Kawasaki pada Anak Positif Corona':

[Gambas:Video 20detik]

(rfs/fjp)