Belum Terima BLT, Pria di Sinjai Sulsel Tikam Anggota BPD Hingga Tewas

by
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2020/05/25/7ad660c2-508e-4ebd-9d09-a89222a1c81d_43.jpeg?w=700&q=90
Foto: Pria di Sinjai tikam Anggota BPD lantaran belum terima BLT (dok. istimewa)

Sinjai -

Anwar Bin Kadir (45) dibekuk polisi setelah menikam Asdar seorang Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), hingga tewas. Anwar menikam Asdar hingga tewas lantaran diduga belum menerima bantuan langsung tunai (BLT).

Penikaman itu terjadi pada Minggu (24/5/2020), sekitar pukul 20.00 WITA, di Dusun Tomantan, Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai. Asdar tewas ditikam menggunakan badik oleh Anwar saat melihat istrinya bersitegang dengan korban.

"Istri pelaku Anwar mendatangi rumah metua Amir yang merupakan Kadus Tomantan untuk mempertanyakan tentang pembagian BLT Desa (bantuan sosial ) yang telah tersalurkan namun dirinya tidak dapat bantuan tersebut namun istri pelaku Lena tidak bertemu dan hanya bertemu dengan Asdar sehingga pada saat itu korban dan istri pelaku bertengkar mulut di depan rumah korban," kata Kapolres Sinjai, AKBP Iwan Irmawan.

Iwan menjelaskan kronologi penikaman Anwar terhadap Asdar yang menyebabkan korban hingga tewas. Iwan mengatakan Asdar dan Anwar sempat terjadi perkelahian menggunakan senjata tajam, namun nahas dada Asdar tertikam badik Anwar.

"Pertengkaran terus berlanjut sampai didengar oleh pelaku yang kebetulan jarak rumah pelaku tidak jauh dari TKP. Pelaku pada saat itu juga keluar rumahnya dengan membawa sebilah pisau jenis badik dalam keadaan terhunus dan langsung terjadi perkelahian antara korban dan pelaku yang disaksikan langsung oleh istri pelaku dan pada saat itu korban langsung mengayunkan sebilah parang yang bersarung ke arah pelaku sebanyak 1 kali yang mengenai lengan kiri pelaku dan tidak menyebabkan luka sehingga pelaku seketika itu juga membalasnya dengan menusukkan pisau jenis badik ke arah tubuh korban yang dalam keadaan telah terhunus dan langsung mengenai dada kanan korban sebanyak satu kali kemudian kembali pelaku menusuk korban kedua kalinya yang mengenai lengan sebelah kanan dan menyebabkan luka terbuka," jelasnya.

Usai menikam Asdar, Anwar bersama istrinya kemudian meninggalkan lokasi. Polisi yang tiba di lokasi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan Anwar.

"Pelaku bersama dengan istrinya meninggalkan korban menuju rumah pelaku. Selanjutnya dibawa ke Puskesmas Biji Nangka untuk mendapat pertolongan secara medis dan korban meninggal dunia, sementara pelaku sudah berhasil diamankan polisi," terangnya.

Selain Anwar, polisi juga berhasil mengamankan 1 buah badik yang digunakan Anwar untuk menikam Asdar. Polisi kini masih melakukan pemeriksaan terhadap Anwar.

(rfs/rfs)