https://statik.tempo.co/data/2020/03/30/id_926898/926898_720.jpg
Foto udara Kawasan Kota Tua di Jakarta, Minggu, 29 Maret 2020. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang penutupan sementara 26 tempat wisata yang berada di bawah pengelolaan Pemrov DKI hingga 12 April sebagai bentuk pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA

Kota Tua Ditutup Selama PSBB, Kerumunan Pindah ke Kali Besar

by

TEMPO.CO, Jakarta - Kerumunan warga terjadi di kawasan Kali Besar, karena kawasan wisata Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat ditutup selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Pada Minggu malam, pukul 20.00, keramaian warga yang menghabiskan malam Lebaran dengan berwisata di Kali Besar ditambah dengan hadirnya pedagang kaki lima (PKL). Pengunjung yang berkumpul terdiri dari para remaja, hingga keluarga kecil yang membawa anak-anak mereka.

Sebagian besar pengunjung di Kali Besar tidak taat protokol Covid-19 yang diatur dalam PSBB Jakarta. Mereka tidak menggunakan masker dengan benar, bahkan ada yang tidak mengenakan masker sama sekali.

Pengunjung dan PKL berkerumun di sekitar Jembatan Merah dengan duduk-duduk lesehan sembari makan bakso, maupun berswafoto.

"Maunya kan ke Kota Tua malam Lebaran ini, tapi geser ke sini, karena tutup. Cuma sebentar aja nongkrong di sini," ujar seorang pengunjung di Kali Besar, Andini (23).

Seiring pengunjung yang semakin bertambah, lapak PKL juga makin banyak. Mulai dari lapak makanan dan minuman, hingga peramal dan permainan catur.

Kepala Satpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat mengatakan telah menjaga ketat kawasan Kota Tua agar tak menimbulkan keramaian selama masa PSBB Jakarta dan Idul Fitri. "Malam ini Kota Tua kami jaga maksimal supaya sepi," ujar Tamo.

Tamo menjelaskan, kerumunan warga dan PKL di kawasan Kota Tua sempat dibubarkan pukul 19.00, namun masih banyak warga dan PKL yang nekat datang. "Masih banyak warga dan PKL yang nekat datang, tapi akhirnya dihalau kembali ke rumah mereka," ujar dia.