https://asset.indosport.com/article/image/q/80/305614/bintang_ajax_amsterdam_hakim_ziyech_resmi_gabung_ke_klub_liga_inggris_chelsea-169.jpg
Chelsea telah secara resmi sepakat untuk medatangkan Hakim Ziyech dari Ajax pada bursa transfer mendatang.© Soccrates Images/GettyImages

Bisa Jadi Boomerang, Hakim Ziyech Punya Masalah Penting yang Harus Diselesaikan Chelsea

by

INDOSPORT.COMChelsea telah secara resmi sepakat untuk medatangkan Hakim Ziyech dari Ajax pada bursa transfer mendatang. Kedatangannya diharapkan dapat membuat lini serang The Blues bisa lebih kreatif lagi.

Terkenal dengan talentanya yang luar biasa, Ziyech di satu sisi juga terkenal dengan tindakannya yang seringkali indispliner. Tercatat, Ziyech berulangkali terbakar emosi dan membuat dirinya melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri atau orang lain.

Dilansir dari laman berita, Evening Standard, bintang asal Maroko itu bahkan pernah terlibat perseteruan dengan suporter Ajax. Kejadian tersebut terjadi pada tahun 2018 lalu, saat mereka melakoni duel dengan PSV Eindhoven.

Selain berseteru dengan suporter Ajax, Ziyech tercatat juga pernah mengalami konflik dengan ASV Dronten, SC Heerenveen, dan FC Twente. Praktis, hampir semua klub yang pernah dibelanya pasti akan menjadi sumber permasalahannya juga.

Meskipun begitu, Ziyech adalah salah satu kreator di lapangan hijau terbaik saat ini. Jika Frank Lampard mampu mengatasi ego yang dimilikinya, maka bukan menjadi suatu kejutan jika akhirnya dirinya bisa tampil cemerlang bersama Chelsea di Liga Inggris musim depan.

Lampard mungkin harus mempercayainya 100 persen dan membuat Ziyech merasa jika dirinya adalah salah satu pemain terpenting di skuatnya, mungkin catatan hitam pemain berusia 26 tahun tersebut tidak akan terulang di Chelsea.

Kedatangannya ke Liga Inggris diharapkan dapat memberi warna baru dan menjadi sumber kreativitas bagi Chelsea yang seakan kehilangan kreator sejak mereka memutuskan untuk berpisah dengan Eden Hazard.

Semoga saja Lampard dapat ‘menjinakkan’ ego yang dimiliki Ziyech dan menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah bermain di Stamford Bridge.