Ma'ruf Amin Minta Khatib Bangun Komitmen Kebangsaan

by
https://cdns.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2020/02/14/1147700/670x335/maruf-amin-minta-khatib-bangun-komitmen-kebangsaan.jpg
Wakil Presiden KH Maruf Amin. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta kepada para khatib atau penceramah agar memiliki komitmen kebangsaan. Tidak hanya itu, para pendakwah juga diminta membingkai ceramah dengan nilai kebangsaan dan kenegaraan.

"Karena kita sudah komitmen negara kita adalah negara kesatuan Republik Indonesia, dasarnya Pancasila. Itu kesepakatan, titik temu, karena ada titik temu maka lahirlah NKRI, karena itu Pancasila dan NKRI adalah kesepakatan, saya menyebutnya negara ini kesepakatan," kata Ma'ruf saat membuka Rakernas ke II dan Khalakah Khatib Se-Indonesia di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (14/2).

Dia menyebut Pancasila dan NKRI adalah kesepakatan nasional. Karena itu, saat memberikan ceramah khatib tidak boleh menyinggung ideologi lain seperti khilafah.

"Kalau ada khilafah, jelas menyalahi kesepakatan. Saya kira jelas itu, nah ini harus dimiliki wawasannya oleh para khatib," ujar Ma'ruf.

1 dari 1 halaman

Khatib juga harus memiliki komitmen menjaga persatuan. Merawat persatuan bisa dilakukan dengan cara menjaga teologi kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jangan sampai khatib menyebarkan kegaduhan.

"Karena itu harus membangun narasi kerukunan, dalam khotbah itu jangan bangun narasi konflik. Jadi sikap intoleran itu yang harus kita pinggirkan, karena intoleran itu yang lahirkan sikap radikalisme," ucapnya.

Rakernas ke II dan Khalakah Khatib Se-Indonesia dihadiri Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius serta seluruh khatib di Indonesia. [ray]

Baca juga:
Wapres Ma'ruf Amin Ingin RUU Cipta Kerja Disahkan Lebih Cepat Dari RUU KPK
Wapres Soal Status WNI eks ISIS: Mereka yang Lepas Kewarganegaraan Indonesia
Ma'ruf Amin Minta BKKBN Bantu Turunkan Angka Stunting
Buka Rakernas BKKBN, Ma'ruf Amin Ingin Angka Pernikahan Dini Menurun
Wapres Soal Terowongan Penghubung Istiqlal dan Katedral: Lambang Kerukunan
Ma'ruf Amin: Harus Kerja Keras untuk Turunkan Stunting Jadi 14 Persen