14 Pekerja Asal China di Cikarang Dikarantina Usai Pulang Kampung

by
https://cdns.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2020/02/14/1147650/670x335/14-pekerja-asal-china-di-cikarang-dikarantina-usai-pulang-kampung.jpg
Ilustrasi

Merdeka.com - 14 tenaga kerja asing (TKA) asal China di Kabupaten Bekasi dikarantina karena baru saja melakukan perjalanan dari negara asalnya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona yang sedang mewabah.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menyebut, 14 WNA asal Cina tersebut bagian dari 48 TKA yang bekerja untuk PT CSCEC (China State Construction Engineering Corporation) di kawasan industri Cibatu, Cikarang Selatan. Mereka dikarantina sejak pemeriksaan kesehatan Senin lalu.

"Kepada perusahaan yang diketahui terdapat orang 14 TKA-nya telah melakukan perjalanan terakhir ke Tiongkok, agar mengkarantina pegawainya di tempat tinggalnya untuk meminimalisir kontak dengan TKA lain," ujar Kadiskes Kabupaten Bekasi Sri Enny dalam keterangan tertulis, Jumat (14/2).

Dia mengatakan, pemeriksaan kesehatan kepada TKA asal China dilakukan sejak Kamis (6/2). Sejumlah perusahaan yang dikunjungi petugas kesehatan adalah PT Mahkota Sentosa Utama, pengembang proyek apartemen Meikarta, dan PT Wuling Indonesia.

"Dari hasil pemeriksaan tersebut, TKA yang bekerja di PT Mahkota Sentosa Utama dan PT Wuling Indonesia dinyatakan sehat," kata Sri Enny.

Selain itu, pemeriksaan 26 TKA asal China di PT Mengniu Dairy Indonesia juga dinyatakan sehat. Meski demikian, pihaknya mengimbau kepada seluruh TKA agar menggunakan masker, menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan perusahaan. Dan juga melaporkan setiap kejadian yang dicurigai mengarah ke virus Corona.

Sri menuturkan bahwa proses pemeriksaan positif tidaknya seseorang apabila terkena virus Corona berlangsung selama 2 minggu, karena proses inkubasi virus corona adalah 14 hari.

"Pemeriksaan kepada TKA yang bekerja di Kabupaten Bekasi diperkirakan akan selesai sekitar tanggal 18 atau 19 Februari mendatang," ungkap Sri. [cob]