https://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/sejumlah-warga-negara-indonesia-wni-asal-wuhan-hubei-china-beraktivitass.jpg
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) asal Wuhan, Hubei, China beraktivitas di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). 

238 WNI yang Diobservasi di Natuna Akan Tiba di Jakarta Besok Sore, Keluarga Bisa Langsung Jemput

by

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Sabtu (15/2/2020) besok 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang diobservasi di Natuna sudah diperbolehkan pulang.

Tiga pesawat milik Angkatan Udara akan langsung menerbangkan seluruh WNI dari lokasi observasi di Hanggar Lanud Raden Sadjad, Natuna menuju ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

238 WNI rencana akan berangkat sekitar pukul 12.00 WIB dan menurut Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto diperkirakan akan tiba di Jakarta sekitar pukul 16.00 WIB.

“Kalau cuaca baik, tidak ada problem, dan Tuhan mengizinkan mungkin sekitar pukul 16.00 kurang lah sudah tiba di Jakarta,” kata Menkes Terawan saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Jumat (14/2/2020).

https://cdn-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/aguspt.jpg
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto ketika minum jamu bersama dengan pegawai Kementerian Kesehatan, di Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020). (Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)

Setelah itu mereka bisa langsung bertemu keluarga jika memang dijemput oleh pihak keluarga di Bandara.

Bagi yang melanjutkan perjalanan ke kota-kota asal pemerintah juga sudah menyiapkan tiket penerbangan ke daerah asal mereka.

“Langsung (bisa bertemu keluarga), begitu sampai mereka langsung punya tiket dan sebagainya, sudah dibekali,” kata Menkes Terawan.

Sebelumnya Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto sebelum dipulangkan akan dilakukan terlebih dulu protokol pengecekan untuk memastikan mereka meninggalkan pusat observasi dalam keadaan sehat.

“Artinya sabtu pagi pengecekan kesehatan terakhir setelah itu persiapan ke Jakarta,” ucap Yuri di Kemenkes, Kamis (13/2/2020).