Brantas Abipraya Sediakan Rumah Mulai Rp 200 Jutaan

by
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2020/02/14/5b7faf63-0370-485e-9898-0603c217b416.jpeg?w=700&q=80
Foto: Reyhan Diandri Ghivarianto/detikcom

Jakarta -

PT Brantas Abipraya (Persero), melakukan MoU dengan Bank BTN mengenai penyediaan rumah bagi karyawan melalui program KPR BTN bernama Home Ownership for Employee (HOPE). Program ini menjadi dukungan Brantas Abipraya terhadap program sejuta rumah yang digagas pemerintah.

"Kita (Abipraya) dengan BTN, bersinergi sebagai BUMN untuk menyukseskan program pemerintah. Program 1 juta rumah katanya sudah tembus, nanti akan kita tingkatkan lagi dengan program HOPE ini," ujar Direktur Operasi II PT Brantas Abipraya Widyo Praseno di Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Brantas Abipraya telah mengikutsertakan karyawannya di dalam program HOPE tersebut. Saat ini sudah ada 1.300 unit rumah bagi karyawannya. Adapun skema pembayaran melalui pemotongan bonus karyawan.

"Untuk karyawan Abipraya, skema pembayaran KPR bagi yang sudah terdaftar adalah dengan pemotongan bonus dan sebagainya yang sesuai kebijakan perusahaan," terang Widyo.

Sedangkan kisaran harga produk dari proyek perumahan tersebut, menurut Widyo, berada di sekitar Rp 200 juta hingga Rp 500 Juta. Pihaknya juga memberikan DP ringan kepada karyawan.

"Kisaran harganya kita punya produk yang Rp 200 juta, Rp 350 juta, sampai Rp 500 juta. DP-nya malah bisa memungkinkan 1% dari harga produk," lanjutnya.

Sementara menurut Direktur Bank BTN Hirwandi Gafar, program HOPE ini dibuat untuk memenuhi visi Presiden Joko Widodo di periode kedua, di mana banyak pegawai instansi pemerintah atau umum, yang masih belum memiliki rumah.

"Program perumahan ini sesuai dengan visinya pak presiden di periode kedua, yaitu mewujudkan SDM yang unggul. Nah SDM yang unggul itu dimulai dari rumah," terang Hirwandi.

Hirwandi mengungkapkan bahwa program yang dilakukan Brantas Abipraya dapat menyasar langsung pada kebutuhan pasar.

"Saya juga lihat cara marketing Abipraya ini lebih kepada mendekatkan diri ke pasar, bukan hanya membangun dan menjual. Apa yang dibutuhkan oleh pasar, itulah yang akan diwujudkan oleh Abipraya," pungkasnya.

Untuk diketahui, penyediaan rumah bagi karyawan ini ditangani oleh unit bisnis Brantas Abipraya di bidang properti. Brantas Abipraya telah mengikuti instruksi pemerintah tahun 2017 mengenai BUMN di bidang properti, sehingga program pengadaan rumah ini dikatakan telah sesuai regulasi.

(prf/hns)