https://statik.tempo.co/data/2020/01/31/id_911007/911007_720.jpg
Plt Dirut PT Railink, Mukti Jauhari, dalam acara peluncuran layanan Counter City Check-In dan Baggage Handling untuk Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun BNI City, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2020. Istimewa

PT Railink Kucurkan Rp 3 M untuk Porter KA Bandara Soekarno-Hatta

by

TEMPO.CO, Jakarta - PT Railink resmi meluncurkan layanan terbaru bernama City Check-In dan Baggage Handling untuk Kereta Api atau KA Bandara Soekarno-Hatta. Pelaksana Tugas PT Railink Mukti Jauhari mengatakan perusahaannya menginvestasikan dana Rp 3 miliar untuk layanan ini.

“Ini sudah lama diidamkan oleh para pelanggan kami, syukur alhamdulillah, hari ini bisa terealisasi,” kata Mukti dalam acara peluncuran di Stasiun BNI CIty, Sudirman, Jakarta, Jumat, 31 Januari 2020.

Layanan ini diluncurkan Railink, dengan kerja sama bersama PT Gapura Angkasa, anak perusahaan dari PT Garuda Indonesia, Tbk. Lewat layanan ini, penumpang bisa melakukan check-in pesawat langsung di Stasiun BNI City dan menimbang bagasi mereka.

Selanjutnya, tenaga porter akan membantu membawakan bagasi mereka ke atas KA bandara dan Terminal Bandara Soekarno-Hatta. Di tahap awal, sebanyak 20 orang porter akan dikerahkan oleh Railink. Namun, layanan baru bisa digunakan oleh penumpang pesawat Garuda Indonesia dan Citilink.

Mukti mengatakan, kedua layanan ini adalah salah satu cara Railink meningkatkan animo masyarakat naik KA Bandara. Saat ini, kata dia, okupansi kereta baru 32 persen. “Ya kalau ekspektasi kami, harus di atas 50 persen,” kata dia.

Dalam 3 bulan pertama, layanan ini diberikan cuma-cuma alias gratis. Tapi setelah itu, Railink akan mengevaluasinya untuk diterapkan berbayar. Tapi, Railink belum mengungkapkan berapa harga yang diberikan. “Nanti saja itu,” kata dia.

FAJAR PEBRIANTO