https://awsimages.detik.net.id/visual/2020/01/07/ba3a16ab-8da4-4b9d-a503-e4f052e766de_169.jpeg?w=715&q=90
Foto: Infografis/ Curhat Ahok Soal Pertamina : Harga BBM Sampai Mafia Migas / Aristya Rahadian Krisabella

Luhut Minta Ahok Jadikan RI 'Raja Minyak' Lagi, Bisa?

by

Jakarta, CNBC Indonesia- Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama menyambangi kantor Menteri Koordinator Bidang kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sore ini. Agendanya adalah menggenjot lifting minyak RI.

Salah satu agenda Menko Luhut sore ini memang soal rapat koordinasi lanjutan peningkatan lifting minyak bumi. Agenda ini dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIB.

Selain Ahok, tampak hadir juga Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu.


Menko Luhut mengungkap agenda yang ditekankan adalah untuk mengejar produksi minyak dan lifting 1 juta barel sehari. Semula, target ini diagendakan tercapai di 2030 namun diminta dipercepat jadi 2025.

"Kita mau target 1 juta barel tahunnya dipercepat, mereka bilang 2030 saya minta 2025 mau cepat aja, bagus nih ngurangi impor energi," kata Luhut, Jumat (31/1/2020).

[Gambas:Video CNBC]

Lebih lanjut, Luhut akan memanggil juga pihak dari SKK Migas untuk bicara soal teknis. Menurutnya yang bisa dikejar di antaranya adalah mengoptimalkan 23 sumur eksisting dan menerapkan teknologi EOR atau enhanced oil recovery di sumur tersebut.

"Potensi di sumur itu masih besar 1,7 miliar barel," kata Luhut, tapi perlu dicatat itu masih hitungan cadangan kasar bukan produksi yang bisa digenjot.

Ahok sendiri tak banyak berkomentar soal rencana Luhut ini, Ia mengkonfirmasi bahwa agenda pembahasan lebih soal peningkatan lifting dan produksi migas Indonesia. "Peningkatan minyak aja, terus hambatannya apa," kata dia.

Hambatan tersebutlah, kata dia, yang coba dielaborasi dan ingin diselesaikan pemerintah untuk menaikkan lifting dan produksi.

Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Dharmawan Samsu menambahkan bahwa hasil rapat menekankan untuk usaha maksimum agar target 1 juta barel agar tercapai. "Kita diminta untuk inovasi, harus lebih agresif dalam melakukan pengeboran dan tingkat kesuksesannya ditingkatkan kalau bisa jangan dryhole."

(gus)